TAMAN mampu memunculkan atmosfer menyegarkan di tengah hunian.Apalagi bila ukurannya luas, selain suplai oksigen semakin banyak,nuansa teduh dan asri juga akan tercipta.
Tiap orang pasti ingin memiliki rumah yang nyaman, kaya nuansa, serta mampu memenuhi kebutuhan semua anggota keluarga yang mendiami rumah tersebut.Tidak terkecuali pasangan suami-istri Hadi S Topobroto dan Nelly Z Topobroto yang tinggal di Jalan Brawijaya 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,dan sudah ditempati sejak 37 tahun lalu. Pada 2004 Hadi merenovasi rumah itu menjadi dua tingkat. Menurut dia, hampir 90% ide penataan rumah datang dari dirinya dan sang istri. Untuk menambah wawasan tentang desain hunian, Nelly banyak mengambil referensi dari beberapa rumah yang pernah dia lihat dan menurutnya bagus sekaligus unik.
Inspirasi desain juga datang dari media massa, kemudian Nelly terapkan di rumahnya. Meski demikian, lama-kelamaan Nelly menyadari bahwa tak semua hal yang dia terapkan di rumah pas menurut pandangan matanya. ”Karena mungkin di tempat lain cocok, tapi ketika diaplikasikan di rumah saya tidak cocok,” ujar Nelly, yang kini berusia 75 tahun. Ditilik dari bentuk keseluruhan rumah ini, masih terlihat jelas nuansa bangunan lamanya. Namun, hal tersebut tak tampak pada penataan interiornya. Di sini, si empunya rumah banyak mengaplikasikan furnitur yang nuansanya ”campur-campur”.Ada yang etnik, ada pula yang modern.
Soal warna,Nelly dan suami memilih menerapkan palet-palet netral untuk rumah mereka.Pada dinding misalnya, Nelly lebih banyak mengaplikasikan warna putih. Sementara untuk furnitur,warna yang dipilih adalah cokelat agar sama seperti warna kayu.Di rumah ini furnitur yang digunakan memang hampir 50%-nya bermaterial kayu. Adapun fasad rumah seluas 600 meter persegi ini masih menampakkan nuansa zaman dulunya.Tak ada kreasi tertentu yang unik,yang bisa menjadikan bangunan ini menonjol di antara bangunan lain di sekitarnya.Yang bisa dikatakan menarik mungkin unsur kayu tadi.
Kayu membuat rumah ini terkesan lebih nyeni. Di halaman rumah mereka, Nelly dan suami membuat taman bergaya minimalis.Taman itu dilengkapi dengan aneka tumbuhan tropis,yang menjadikan areal sekitar bangunan terasa lebih segar dan sejuk.Taman bergaya serupa ternyata juga diaplikasikan di dalam rumah.Hanya, jenis tanaman yang banyak digunakan adalah tanaman pot. Rumah ini juga memiliki foyer. Namun,berbeda dengan foyer pada umumnya yang berukuran kecil, area foyer milik keluarga Topobroto ini cukup besar.
Bentuknya memanjang, hampir sama dengan koridor. Foyer dilengkapi empat buah kursi yang diletakkan menempel pada dinding. Di sisi bidang dinding yang lain pun sama.Terdapat kursi, namun dengan motif serta jenis yang berbeda. Nuansa etnik terlihat dari penggunaan gebyok di area foyer. Fungsi gebyok ini bukan sekadar pembatas antara ruang publik dengan ruang privat, tapi juga menjadikan rumah terlihat lebih ”manis” dan ”ramah”. Satu hal lagi yang membuat foyer di kediaman keluargaTopobroto berbeda,yakni fungsinya yang bukan sekadar ruang transisi. Sebab, di ruangan ini pihak keluarga pun cukup sering menerima tamu-tamu formal. Beralih ke ruang keluarga, di sana terdapat dua set sofa bermotif bunga dengan warna yang berbeda, yakni kuning dan merah.
Sebagai penyelaras, Nelly menampilkan meja berwarna kuning keemasan yang berasal dari India.Sementara untuk ruang makan,Nelly mengaplikasikan meja beserta kursi kayu dengan dudukannya yang berwarna merah muda. Meja tersebut dipermanis oleh sebuah taplak putih hasil sulaman sang nyonya rumah. Adapun dapur berada bersebelahan dengan ruang makan.Dapur ini merupakan area favorit Nelly karena di dalamnya terdapat banyak aksesori sulaman buatan sendiri. Dapur juga memiliki view yang bagus karena berhadapan dengan taman.
Keluarga Topobroto memang memanfaatkan halaman depan, samping,dan belakang rumah untuk dijadikan taman. Di rumah, Nelly dan Hadi tak lagi tinggal bersama anak-anak mereka.Makanya,bangunan ini sehari- hari terasa lengang.Apalagi ukurannya cukup besar dan tak banyak memiliki sekat antarruang. Beruntung, Nelly pandai menyiasatikondisirumahnyasehingga tidak terkesan terlalu lapang.
Tak ayal,ruang-ruang di rumah ini tidak ada yang terlihat seperti ruang masif. Nelly, yang walaupun sudah berumur, masih memiliki banyak kegiatan, salah satunya membuat kalung dari batu-batuan. Hasilnya kemudian dia pajang di sebuah lemari yang diletakkan di area bawah tangga.(raya simarmata)
Saya atas nama vina yunita dari aceh selaku konsumen y@ng sering order kamera di Sentra Digital Surabaya barang benar2 memuaskan siapa tau agan2 М̤̣̲̣̥̈̇@̤̥̣̈̊̇υ̲̣̥ beli kamera hub : 082313333937 PIN BB : 2B37C8e6
ReplyDelete